Motor Induksi
MOTOR
INDUKSI (TAK SEREMPAK/asinkron)
MOTOR INDUKSI (ASINKRON) : MOTOR AC YANG PALING BANYAK DIPAKAI (1 Phasa ataupun 3 Phasa)
KEUNTUNGAN :
- Sederhana, Kuat : Terutama motor induksi rotor sangkar (Squirrel
Cage Rotor)
- Murah & Keandalan
Tinggi
- Effesiensi Tinggi Pada
Keadaan Nominal
- Dapat distart dengan
Mudah, Sekalipun Tidak Begitu Baik
- Tanpa Pemeliharaan
KERUGIAN :
- Pengaturan
Putaran Sulit
- Beban
Naik , Putaran Turun , Seperti Motor DC
- Torsi
Start Kecil dibanding Motor DC
KONSTRUKSI
MOTOR INDUKSI, terdiri dari : ROTOR & STATOR
- STATOR
- Sama
sperti mesin serempak
- Dibuat
dari besi berlaminasi yang mempunyai alur2 → tempat kumparan stator
- Bila ada 3 kumparan phasa distator & diberi tegangan 3φ → Medan Putar dengan kecepatan sinkron ns = (f.60) / p → akan menginduksikan emf pada rotor
- ROTOR
- Rotor
Sangkar → 90 %
- Rotor
Gelung (Wound Rotor)
Rotor
Sangkar → Sederhana & Kuat dibuat dari besi berlaminasi
& beralur → diisi dengan tembaga /aluminium → kedua ujungnya dihubungkan singkat.
Batang2 tembaga Aluminium dicor dalam alur2 → tidak dapat dibuka.
Alur2 rotor dibuat agak bergeser dari sumbu Axial :
a.
Untuk mengurangi noise
b.
Untuk mencegah rotor terkunci pada saat start
ROTOR
GELUNG ► Mempunyai
kumparan, biasanya 3 phasa seperti pada STATOR,kumparan dihubungkan bintang
(y), ujung2nya dikeluarkan melalui Slip Ring & dihubungkan dengan tahanan
diluar. Ini dilakukan pada saat START setelah jalan, singkat diangkat &
Kumparan dihubungkan singkat



Komentar